Rabu 21 May 2025 20:09 WIB

Seekor Kucing Ditangkap Saat Mau Selundupkan Narkoba ke Lapas

Kucing itu membawa narkoba yang direkatkan ke punggungnya.

Red: Karta Raharja Ucu
Kucing (ilustrasi). Seekor kucing ditangkap karena membawa narkoba.
Foto: www.freepik.com
Kucing (ilustrasi). Seekor kucing ditangkap karena membawa narkoba.

REJOGJA.CO.ID, KOSTA RIKA -- Seekor kucing ditangkap otoritas Kosta Rika karena menjadi kurir narkoba. Kucing tersebut mencoba menyelundupkan narkoba ke Lapas Pocici pada 6 Mei 2025.

Saat ditangkap, barang haram itu ditemukan direkatkan di tubuh kucing tersebut. Para penjaga melihat bercak-bercak abu-abu pada bulunya saat ia bergerak di dekat pagar kawat berduri penjara. Saat ditangkap, mereka menemukan sekitar 236 gram mariyuana, sekitar 68 gram heroin, dan kertas linting yang diikatkan di punggungnya.

Dinukil dari NDTV, Selasa (21/5/2025), Kementerian Kehakiman dan Perdamaian Kosta Rika merilis video insiden tersebut di Facebook. "Pada Selasa malam, agen dari Polisi Penjara di Lembaga Pemasyarakatan Pococi berhasil menyelamatkan seekor anak kucing yang tubuhnya terbalut dua bungkus narkoba. Seorang petugas yang ditempatkan di salah satu menara pengawas melihat hewan itu di area berumput dan segera membunyikan alarm," tulis kementerian tersebut dalam keterangannya.

"Berkat tindakan cepat dari petugas yang merespons, kucing itu ditangkap dan paket-paketnya dipindahkan, sehingga tidak dapat mencapai tujuan yang dituju. Setelah memeriksa paket-paket itu, satu paket ditemukan berisi 235,65 gram yang diduga ganja, sementara paket lainnya berisi 67,76 gram yang diduga heroin, beserta dua lembar kertas linting," tambah kementerian.

Setelah narkoba dilepas, kucing tersebut diserahkan ke Layanan Kesehatan Hewan Nasional untuk dievaluasi kesehatannya. Petugas kini sedang mengejar identitas pelaku dan apakah ada kaki tangan dari luar, mungkin dengan bantuan para tahanan, yang melepaskan kucing itu di dekat fasilitas tersebut.

Kosta Rika telah mengalami peningkatan kejahatan dan perdagangan narkoba dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2023 saja, pihak berwenang menyita total 21,3 ton kokain di negara tersebut.

Pihak berwenang tengah menganalisis rekaman CCTV dan melacak pergerakan kucing untuk mengidentifikasi pola yang dapat mengarah pada penangkapan. Kasus ini pun menjadi perhatian karena sebagian besar penjahat menyelundupkan barang-barang ilegal ke dalam penjara melalui hewan seperti kucing yang memiliki kemampuan mengendap-endap tanpa diketahui.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika DIY Jateng & Jatim (@republikajogja)

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement