Rabu 26 Jul 2023 07:52 WIB

Peringatan Hari Anak Nasional di Sleman, Penurunan Stunting Jadi Prioritas

Keberhasilan penurunan stunting sangat ditentukan oleh peran keluarga.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Yusuf Assidiq
 Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-39 di Pendopo Parasamya, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman.
Foto: Dokumen
Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-39 di Pendopo Parasamya, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman.

REJOGJA.CO.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman menyelenggarakan puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-39 di Pendopo Parasamya, kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Selasa (25/7/2023).

Peringatan Harganas dan HAN ini mengusung tema 'Bersama Kampung Keluarga Berkualitas, Kabupaten Sleman Menuju Keluarga Bebas Stunting dan Anak Terlindungi, Untuk Indonesia Maju'.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh pihak dalam rangka mendukung program-program Kabupaten Layak Anak di Sleman. Menurut dia, kontribusi tersebut mengantarkan Sleman dalam meraih penghargaan Manggala Karya Kencana BKKBN serta Penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori utama dua tahun berturut-turut.

Kustini mengaku bangga atas prestasi yang diraih Kabupaten Sleman dalam menyukseskan program Kabupaten Layak Anak. Menurut dia, momen Harganas dan Hari Anak Nasional merupakan saat yang tepat untuk menguatkan komitmen bersama seluruh lapisan masyarakat dalam upaya mendukung prioritas nasional yakni percepatan penurunan prevalensi stunting.

"Upaya penurunan stunting tentunya erat kaitannya dengan kesadaran dalam membangun keluarga kecil bahagia sejahtera sebagaimana diusung Program Bangga Kencana," kata dia.

Ia menilai, Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana atau Bangga Kencana merupakan kunci dalam mengatasi masalah kependudukan, termasuk di antaranya stunting. "Keberhasilan upaya penurunan stunting sangat ditentukan oleh peran keluarga dalam menciptakan perilaku hidup sehat di setiap rumah," ujar Kustini.

Pada momen peringatan Harganas dan Hari Anak ini Kustini juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung terciptanya Sleman Layak Anak.

Sementara itu, pada pelaksanaan puncak peringatan Harganas dan HAN 2023 Kabupaten Sleman ini juga diselenggarakan talkshow dengan narasumber Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, dan Wakil Ketua I DPRD Sleman, Arif Kurniawan.

Danang menyampaikan materi terkait percepatan penurunan stunting di Sleman melalui kampung keluarga berkualitas. Dalam paparannya, Danang yang sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sleman, mengungkapkan sejumlah hasil monitoringnya terkait percepatan penurunan stunting di 10 kapanewon yang berada di Sleman.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan beberapa hal dalam penanggulangan stunting, di antaranya memperhatikan gizi dan nutrisi anak dengan memaksimalkan pola asuh, pemeriksaan kesehatan secara berkala kepada anak, dan menghindari terjadinya perkawinan di usia dini.

Sebagai penutup rangkaian puncak peringatan Harganas dan HAN Kabupaten Sleman, diserahkan sejumlah penghargaan bangga kencana dan pemberian penghargaan partisipasi kegiatan peduli anak.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement