Selasa 13 Sep 2022 20:56 WIB

Bupati Pamekasan Terima Anugerah Manggala Karya Kencana dari BKKBN

Kasus kekerdilan lebih mudah dicegah daripada diobati.

Red: Muhammad Fakhruddin
Bupati Pamekasan terima Anugerah Manggala Karya Kencana dari BKKBN (ilustrasi).
Foto: Dok Roumah Wakaf
Bupati Pamekasan terima Anugerah Manggala Karya Kencana dari BKKBN (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,PAMEKASAN -- Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menerima Anugerah Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) Tahun 2022 dari BKKBN atas dukungannya dalam pembangunan keluarga di wilayah itu.

Penyematan penghargaan itu dilakukan oleh Kepala BKKBN Hasto Wardoyo di Mandhepa Agung Ronggosukowati Pemkab Pamekasan, Senin (12/9/2022) malam.

Baca Juga

"Penghargaan MKK ini adalah penghargaan pertama yang diberikan di wilayah Madura," kata Hasto Wardoyo dalam rilis yang diterima di Pamekasan, Selasa.

Kepala BKKBN menjelaskan Kabupaten Pamekasan termasuk kabupaten dengan angka kasus kekerdilan tinggi. Kasus kekerdilan di kabupaten ini, di angka 38,7 (SSGI, 2021). Namun, ia optimistis angka tersebut bisa ditekan.

 

Menurut Hasto, kasus kekerdilan lebih mudah dicegah daripada diobati. "Salah satunya dengan memberikan asupan protein hewani dan disini cukup banyak sumber makanan yang dapat mencegah stunting." katanya.

Hasto berpesan agar para calon pengantin paling tidak tiga bulan sebelum menikah sudah memeriksakan kesehatan, seperti minum obat tambah darah jika diketahui Hb-nya rendah. Sampai Hb naik dan tidak anemia, sehingga menurunkan risiko melahirkan bayi yang stunting.

"Data by name by address ibu yang melahirkan agar bisa didampingi. Bayi yang panjang badannya kurang dari 48 cm dan berat kurang dari 2,5 kg untuk diberikan perhatian. Semua ini didukung oleh penyuluh KB serta 1.965 anggota Tim Pendamping Keluarga yang ada di lapangan," kata Hasto.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan kasus balita kerdil di Pamekasan memang perlu diperhatikan lebih serius. Untuk itu pemerintah terus mendorong seluruh elemen masyarakat untuk menyiapkan generasi yang andal, hebat melalui upaya pencegahan.

"Ini menjadi komitmen kita untuk terus berpacu melakukan program pengendalian penduduk, keluarga berencana, keluarga tanggap bencana, dan membangun keluarga yang berkualitas,? kata Baddrut.

Bupati menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. "Alhamdulillah dan terima kasih untuk kita semua. Penghargaan ini merupakan penghormatan pemerintah pusat untuk semua rakyat Pamekasan," ujar Baddrut Tamam usai menerima penghargaan itu.

MKK merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui BKKBN kepada tokoh yang mempunyai dedikasi tinggi terhadap pengelolaan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement